Sabtu, 29 September 2012

[FANFIC] because i miss you oppa


Title : Because I Miss You Oppa
Cast : Lee Sungrin (oc)
            All member super junior
Rated : K aja deh …. Hehehe
Length : oneshoot

Happy reading ^^

.

.

Sungrin POV
“ we got all the time in the world … la la la la la la “ sembari bernyanyi tidak jelas, aku berjalan
Aku berjalan berjingkrak lebay (?) menyusuri jalanan kota seoul malam hari. Sebenarnya ini masih jam 7. Pulang sekolah, dapat pelajaran tambahan1 jam, aku tidak langsung pulang ke rumah. Aku kangen sekali dengan Sungmin oppa, oppa ku satu-satunya. Sejak jadi artis, dia jarang sekali pulang. Hanya menginap 2 hari terus pergi lagi. Aku kesepian sekali di rumah. Aku sering bermain di dormnya. Di sana sangat seru. Kau takkan merasa kesepian jika ada 10 orang yang tinggal bersamamu ‘kan ? … hh … tapi sejak 6 bulan lalu, sejak kelasku di vonis memiliki nilai terendah, aku jadi dilarang umma dan appa bermain ke dorm. Sudah begitu, Sungmin oppa juga ikut-ikutan melarangku. Dia bilang begini, “sebelum kau ada kemajuan, dorm terlarang untukmu. ” isshh ….. menyebalkan
Tapi, bukan sungrin namanya kalau menurut begitu saja. Bergaul dengan Kyuhyun oppa ternyata membuatku ketularan evilnya juga. Buktinya sekarang ini, aku akan pergi ke dorm diam-diam. Tentu saja ini sudah ku rencanakan sejak jauh hari. Ready for my surprise, oppa ?
Ting … tong
Aku menekan bel pintu dorm lantai 12, sedikit merapikan rambut dan melambai kea rah kamera di samping pintu.
“oppa … anyeoonngg. Your beloved sister is coming and …. I have a big sweet strawberry cake for you … hmmm mashita” aku menunjukkan kotak kue yang ku bawa , “ so, open the door please” lanjutku dengan sedikit aegyo.
“aku tidak suka makanan manis” ku rasa itu Donghae oppa yang bicara.
“manisnya masih dalam batas kewajaran kok oppa”  aku merengut
“ oke ….. opened door”
Aku baru saja selangkah ke pint, ku lihat segerombolan orang keluar dengan pakaian yang sudah rapi. Hya … aku datang kok mereka pergi sih, batinku kesal.
“ tunggu dua jam lagi ya, kami ada jadwal MuBank” Donghae oppa tersenyum mengacak rambutku.
“ hya …. Anak nakal, sudah minta ijin umma appa ?” Sungmin oppa menatapku tajam.
“t..t..tentu saja”
“ kalau kau sampai bohong …. Ersiaplah dengan hukumanku” seringaian sungmin oppa membuatku takut. Umma . … matilah aku
“ jangan kemana-mana ya. Tunggu kami pulang. Sekalian jaga kyu. Dia sedang sakit” setelah Eeteuk oppa bilang begitu, mereka semua pergi. Tinggallan aku sendiri di sini, di pintu dorm yang sepi. Aku masuk dan menutup pintu. Menyebalkan sekali ….. maksud hati mencari keramaian malah dapat kesunyian yang mencekam. Hah . . . .
Tunggu dulu. Tadi teuki oppa bilang kyu oppa sakit.
Aku mengintip dari daun pintu  kamar kyu opa yang sedikti terbuka, dia tidur. Biarlah … tidak asik juga main sama orang sakit. Jadi, aku beralih ke dapur dan menemukan sereal coklat di sana.

Sungmin POV
Sudah ku duga. Anak nakal itu pasti berbohong. Aku baru saja menelepon umma dan menanyakan sungrin.
“ isshhh . …. Dasar anak nakal. Tunggu sampai aku pulang” gumamku kesal
“ jangan marah. Ku rasa dia hanya merindukanmu” Yesung hyung menepuk pundakku
“ ah …… aku ngin sekali punya yeodongsaeng” Donghae menerawang.
Kalau di pikir, benar juga yang di katakana Yesung hyung. Sudah lama sekali aku tidak pulang dan ini sudah lama juga sejak aku melarangnya ke dorm. Tapi tetap saja di salah. Pergi tanpa ijin umma. Anak itu memang harus diberi pelajaran.

Kyuhyun POV
Aku terbangun karena meraa tenggorokanku kering. Aku menoleh ke meja sebelah ranjang. Uh …. Tega sekali sih hyung tidak meninggalkn air minum untukku, batinku kesal.
Dengan sangat malas, aku turun dari ranjang, sedikit meringis karena pusing dan berjalan keluar menuju dapur.
“ sungrin ah … kapan datang ?” aku menyapa yeoja yang sedang menyantap sereal di meja makan.
Dia hanya menoleh sebentar lalu melanjutkan makan lagi.
Aku biasa saj dengan sikapnya. Kadang-kadang dongsaeng sungin hyung itu menyebalkan juga. Aku mengurungkan niatku kembali ke kamarsetelah minum karena telingaku menangkap suara isakan kecil.
“ ya …. Kau kenapa, hm ?” aku duduk di kursi di depannya di seberang meja.
“eopso ”
“ ya sudah “ aku beranjak ke kamar, mengambil bantal dan selimut, keluar dan tiduran di karpet  sambil menonton TV. Aku tau, sungrin pasti kesepian. Mungkin sebentar lagi dia ikut tiduran di sini. Benar saja, dia menghampiriku sabil muka di tekuk dan tidur dengan pahaku yang tertutup selimut sebagai bantal.
“ kepala pabo mu berat juga” kataku menggodanya.
Dia terkekeh pelan, “ kau sakit apa lagi sih, evil oppa”
PLETAKK …..
“ appo “ dia mengelus kepalanya sambil merengut ke arahku.
Lama ….. kami hanya melihat TV, mengganti-ganti chanel sambil berdebat tentang acaranya. Tidak jarang juga di berteriak gaje ketika melihat idolanya dan pada saat itu aku sengaja mengganti chanel dan puas melihatnya kesal dan berusaha merebut remote di tanganku. Kami sama-sama diam saat terdampar di chanel KBS. Mubank masih tayang.
Semakin lama beban di kakiku terasa makin bertambah. Sungrin tertidur. Aku mengusap-usap kepalanya lembut. Melihatnya membuatku rindu pada noonaku. Noona, kau sedang apa di sana ??

Sungmin POV
Akhirnya, jadwal hari ini selesai juga. Waktunya pulang ke dorm dan member pelajaran pada anak nakal itu. Aku tidak sabar menunggu lift naik.

Pintu dorm terbuka. Aku melihat anak nakal itu dan kyu tertidur di depan TV yang masih menyala. Melihatnya tidur dengan damai membuatku tersenyum tanpa sadar dan melupakan keinginanku menghukumnya. Ku akui aku juga merindukan yeodongsaengku itu.
“ sungrin ah …. Di mana kue yang kau bawa” aku mendengar shindong berteriak dan itu membuat salah satu mahluk (?) yang tertidur itu terbangun.
“ hyung, kalian sudah pulang ?” kyu langsung bangkit dan duduk, tapi tidak dengan sungrin, “ kuenya ada di kulkas” lanjutnya
“ kenapa kau tidur di luar ? “
“ tadi aku nonton TV dengan sungrin tapi malah ketiduran. Hey ayo bangun” kyu mengguncang tubuh sungrin yang masih tidur di kakinya.
“ engg ….. apaan sih” sungrin malah bilang begitu
“hey bangun. Ayo pulang “  aku mendudukkannya dengan paksa
“ oppa shireo … aku ngantuk” protesnya masi dengan mata tertutup
“ ayo pulang. Umma mengkhawatirkanmu “ bujukku
“ shireo “
Aku duduk jongkok membelakanginya, “ ayo naik “ kataku menawarkan punggungku
Sungrin menurut.
“ hyung, aku pinjam mobil ya “ teriakku pada teuki hyung
“ biar ku antar “ katanya mengambil kunci mobil dan mengikutiku keluar. Melewati dapur, aku melihat semua member minus kyuhyun tengah berebut makan kue seperti orang yang tidak makan seminggu saja. Memasuki lift turun, aku merasakan tangan sungrin melingkar semakin erat di leherku.
“ oppa “ bisiknya cukup keras
“ hmm ? “ sahutku
“ saranghae “
Aku terkekeh pelan, “ mimpi apa dia “
Teuki hyung tersenyu di sampingku, “ dia hanya merindukan kakanya “

.

.

END

hahaha . . . sebenarnya ini adalah hasil coretan efek kurang kerjaan. hmmm . . . eotteohke ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar